Satu Kecamatan di Karanganyar Hitung Ulang Hasil Pemilu
Jumat, 23 Apr 2004 23:04 WIB
Solo - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jumapolo, Karanganyar, terpaksa menghitung ulang seluruh surat suara hasil Pemilu. Keputusan itu akibat adanya protes dari Partai Pelopor dan PKPB yang menengarai banyak proses penghitungan suara di TPS tidak sesuai dengan rekapitulasi yang dilakukan kedua partai itu. Penghitungan itu akan dilakukan, Sabtu (24/4/2004) besok. Semua kotak suara yang sudah terkumpul di kantor kecamatan akan dibuka kembali dan dilakukan penghitungan ulang. "Setelah ada protes tersebut KPU Karanganyar melakukan cek ulang hasil penghitungan suara di beberapa TPS. Ternyata memang ditemukan salah hitung dan salah penjumlahan di beberapa TPS. Dari penghitungan ulang di beberapa itu justru perolehan suara Partai Pelopor dan PKPB menurun," kata anggota Panwaslu Karanganyar, Ir Catur Lukito kepada wartawan, Jumat (23/4/2004). Dicontohkannya, di Desa Karangbangun perolehan suara PKPB semula sejumlah 38 suara, namun setelah dicek ulang turun menjadi 28 suara. Di Kelurahan Jumapolo, Partai Pelopor semula dihitung mendapat 500 suara, setelah dihitung ulang turun jadi 490 suara.Kesalahan-kesalahan lainnya misalnya tejadi kesalahan dalam melakukan penjumlahan, salah masuk PPS, atau data dari PPS tidak klop dengan data di PPK. Jika dihitung secara keseluruhan selisihnya mencapai sekitar 2.000 suara. "Karena banyaknya kesalahan itu, KPU Karanganyar mengizinkan PPK Jumapolo melakukan penghitungan ulang secara total dengan membuka kembali kotak-kotak suara yang masih dalam keadaan tersegel. Secara prosedur, hal itu bisa dilakukan asal pembukaan kotak suara dihadiri Panwas, saksi, aparat keamanan, serta harus ada berita acara," papar Catur. Untuk diketahui, Karanganyar merupakan satu-satunya kabupaten si wilayah Surakarta yang dalam Pemilu kali ini kemenangannya kembali direbut Partai Golkar. PDI Perjuangan yang dalam Pemilu tahun 1999 mencapai dukungan di atas 50 persen total suara di daerah tersebut, pada Pemilu 2004 ini hanya berada di posisi kedua.Berdasarkan penghitungan akhir oleh KPUK Karanganyar sebelum dilakukan penghitungan ulang di Jumapolo, Partai Golkar meraup 123.815 suara, PDIP memperoleh 113.549 suara, PKS 41.533 suara, Partai Demokrat 38.829 suara, PAN 29.625 suara dan Partai Pelopor 26.955 suara. Kekalahan PDIP ini dimungkinan karena perpecahan internal yang berlarut-larut akibat pemilihan bupati.
(zal/)











































