Supir Angkot Nyaris Ricuh dengan Aparat

100 Hari Pemerintahan SBY

Supir Angkot Nyaris Ricuh dengan Aparat

- detikNews
Kamis, 28 Jan 2010 15:20 WIB
Medan - Puluhan supir dan pemilik angkutan kota (angkot) nyaris ribut dengan aparat kepolisian. Kericuhan nyaris terjadi setelah ratusan aparat kepolisian yang telah disiagakan di lingkungan gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) menghadang puluhan angkot memasuki halaman gedung dewan saat ingin menggelar aksi unjukrasa 100 hari masa pemerintahan SBY-Boediono, Kamis (28/1/2010) siang.

Koordinator aksi supir dan pemilik angkot yang tergabung dalam Kesatuan Pemilik dan Supir (Kesper) Sumatera Utara (Sumut) Israel Situmeang, sempat marah dan protes saat petugas tidak mengizinkan puluhan angkot memasuki halaman gedung DPRD Sumut.

Namun akhirnya aparat kepolisian mengalah dan membiarkan belasan angkot memadati halaman gedung DPRD Sumut, sementara puluhan angkot lainnya terpaksa parkir di depan gedung DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol Medan.

Dalam aksinya, supir mendesak pemerintah dan Pansus Bank Century segera menuntaskan skandal Bank Century yang telah merugkan uang negara sebesar Rp 6,7 triliun.

"Daripada uang itu digunakan untuk Bank Centrury, lebih bagus uang itu diberikan kepada supir untuk beli sparepart," kata Israel.

Para supir dan pemilik angkot juga mendesak anggota DPRD Sumut segera mengirimkan menggunak fax tuntutan mereka kepada Presiden SBY.

Israel sempat tidak percaya tuntutan para supir dikirimkan oleh anggota dewan. Akibatnya, Israel berusaha menerobos barisan polisi untuk masuk ke dalam gedung DPRD Sumut.

Aksi Israel ini mengakibatkan suasana sempat memanas. Namun suasan mereda setelah anggota dewan berhasil meyakinkan Israel.

Satu jam menggelar orasi, puluhan supir dan pemilik angkot kemudian meninggalkan halaman gedung DPRD Sumatera Utara, karena elemen lain telah antri di depan pintu pagar untuk menggelar aksi serupa.

(rul/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads