Arafat Usir 20 Militan Palestina dari Markas Ramallah

Arafat Usir 20 Militan Palestina dari Markas Ramallah

- detikNews
Jumat, 23 Apr 2004 16:40 WIB
Jakarta - Presiden Palestina Yasser Arafat mengusir 20 militan dari markasnya di Ramallah, Palestina. Ini tampaknya dilakukan sebagai upaya menghindari gempuran pasukan Israel ke markasnya itu. Belakangan ini Israel kian meningkatkan serangan-serangan terhadap militan-militan Palestina. Israel membunuh pemimpin Hamas Ahmed Yassin, bulan lalu dan belum lama ini, pemimpin baru kelompok militan Palestina itu, Abdel Aziz Rantisi juga dibunuh.Arafat kini bertambah khawatir bahwa dirinya akan menjadi target pembunuhan Israel berikutnya. Demikian diungkapkan pejabat-pejabat Palestina seperti dilansir Associated Press (AP), Jumat (23/4/2004).Arafat terus berada di markasnya di Ramallah selama hampir dua tahun ini, sejak Israel melancarkan operasi untuk memberantas militan Palestina. Pemimpin Palestina itu khawatir Israel tidak akan mengizinkannya kembali -- atau mungkin membunuhnya -- jika dia pergi meninggalkan markasnya.Selama operasi Israel tersebut, sekitar 40 militan yang diincar Israel, mencari perlindungan di markas Arafat. Arafat kemudian mengusir mereka pergi karena tekanan Israel, namun 26 di antaranya datang kembali untuk bersembunyi di markas Arafat.Menurut seorang pejabat keamanan Palestina, sepekan yang lalu, lima militan yang paling diincar Israel diusir Arafat setelah Israel mengancam akan menggempur markas untuk menangkap kelima buron tersebut.Dan kemarin Arafat menemui 20 militan yang tersisa dan menyuruh mereka pergi secepatnya. Demikian menurut salah seorang militan, Ali Barghouti."Kami menjadi buronan untuk membela dia (Arafat) dan sekarang saat kami menjadi beban, dia mengusir kami pergi," cetus Barghouti. Satu-satunya militan yang diizinkan tinggal adalah militan yang kini lumpuh akibat pertempuran dengan Israel. (ita/)


Berita Terkait