Tanpa pengawalan petugas keamanan, Anwar Ibrahim berziarah dan berdoa di makam Gus Dur, di area Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Kamis (28/1/2010).
Sembari berdiri, Anwar Ibrahim tampak khusyuk berdoa di makam mantan Ketua Umum PBNU itu. Sesekali Anwar Ibrahim yang kini menjadi tokoh oposisi Malaysia itu terlihat menghela nafas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai berdoa, Anwar Ibrahim dan Dato' Ravi berkunjung ke kediaman pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), yang juga adik Gus Dur. Pertemuan antara keduanya berlangsung tertutup.
Menurut Anwar, Gus Dur merupakan tokoh yang menyejukkan dan mendamaikan umat beragama.
"Kita datang berziarah karena akan melanjutkan risalah perjuangan Gus Dur tentang Islam kultural dan Islam sederhana. Selain untuk memupuk demokrasi dan toleransi," kata Anwar Ibrahim dengan dialek Melayu yang khas.
Anwar Ibrahim menyatakan, gagasan dan ajaran Gus Dur sangat sesuai untuk diterapkan di Malaysia, yang sedang terjadi pertentangan antara kelompok Islam dan non-Islam.
"Iya, ini soal kedangkalan ilmu. Jadi kita harus terapkan karena pengaruh Gus Dur sangat kuat di Malaysia," tutur politisi Malaysia yang terus diganggu dengan isu sodomi itu.
(wln/asy)











































