Tak tahan dengan panasnya matahari, puluhan ibu-ibu dari Serikat Tani
Nasional pun memilih berteduh. Orator yang sedang berapi-api menyampaikan
orasinya pun ditinggalkan massanya.
"Yang duduk-duduk silakan kembali lagi," pekik orator di depan Gedung Menko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2010).
Yang dipanggil bukannya menuruti malah justru diam. "Nggak mau, panas-panas," jawab ibu-ibu spontan.
Cuaca di sekitar Istana memang tidak menentu. Terkadang gelap seperti akan
hujan. Namun tiba-tiba berubah menjadi sangat panas.
"Ayo sudah tidak panas lagi, kembali lagi ke sini," pinta orator lagi.
"Kita panas bareng-bareng," tambahnya.
Sementara itu, untuk mengurangi sedikit rasa capai, polisi melakukan aksi
simpatik. Dua orang polwan terlihat membagi-bagikan permen serta air
mineral. 'Hadiah' ini pun menjadi rebutan demonstran.
(mok/anw)











































