2 Sipir Rutan Salemba Diperiksa

Pelarian Gunawan Santosa

2 Sipir Rutan Salemba Diperiksa

- detikNews
Jumat, 23 Apr 2004 15:01 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya memeriksa 2 sipir rutan Salemba, Sur dan Sub sebagai saksi untuk kasus pelarian Gunawan Santosa. Kedua sipir itu membantu memasukkan loudspiker yang didalamnya berisi senjata untuk terdakwa pembunuhan Dirut PT Asaba itu.Demikian disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Makbul Padmanegara kepada wartawan usai salat Jumat di Polda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Jumat (23/4/2004).Dua sipir itu belum ditetapkan sebagai tersangka karena penyidik tak menemukan bukti mereka terlibat menyelundupkan senjata Gunawan. Dalam pemeriksaan kedua sipir mengaku tak tahu dalam loudspiker terdapat senjata bareta 32 milik Gunawan. "Para pegawai rutan itu hanya membantu memasukkan loudspiker. Yang bersangkutan tak tahu di dalamnya ada apa. Dua sipir rutan sudah diperiksa namun dari hasil penyelidikan belum bisa membuktikan keduanya terlibat memasukkan senjata," kata Makbul. Para sipir, hingga saat ini baru terbukti melakukan kesalahan karena memasukkan loudspiker secara ilagal. Pasalnya dalam aturan, loudspiker tak boleh dibawa masuk rutan.Makbul mengungkapkan, Jony salah satu pelaku yang membantu memasukkan senjata sudah berhasil ditangkap polisi di Muara Karang, Kamis (22/4/2004) kemarin. Hasil pemeriksaan terhadap Jony makin menguatkan adanya rencana pelarian Gunawan. Dalam rencana itu, Gunawan dibantu 2 rekan sesama napi di dalam dan satu mantan napi di luar rutan. Gunawan, kata Makbul, meminta bantuan Jony untuk membeli loudspiker di Harco Mangga Dua. Loudspiker itu lantas dibawa ke Koja untuk diserahkan kepada ibu Gunawan. Di rumah ortu Gunawan inilah, senjata bareta kemudian disusupkan. Jony pula yang membawa loudspiker itu ke rutan Salemba. Kemudian dibantu pegawai rutan bernama Sur memasukkan loudspiker itu ke dalam rutan. Di dalam rutan, loudspiker itu di keluarkan lagi oleh pegawai rutan lainnya yang bernama Sub. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads