Ketiga politisi tersebut yakni Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning, dan 2 anggota Komisi IX Rieke Diah Pitaloka serta Okky Asokawati.
"Itu buruh. Itu Petani. Itu kaum miskin kota. Buruh adalah pendukung ekonomi ini. Buruh adalah penentu nasib Indonesia. Betul?" teriak Ribka Tjiptaning di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1/2010).
"Betul," teriak demonstran.
"Hidup buruh," teriak Ribka, yang merupakan politisi dari PDIP ini lagi.
"Hidup," saut demonstran.
Ribka meminta agar buruh percaya kalau mereka di DPR akan terus memperjuangkan nasib buruh. Memperjuangkan kesejahteraan buruh Indonesia dan meningkatkan kepentingan nasional.
"Para buruh percayalah. Kami duduk di DPR karena anda. Kami tidak akan pernah berpihak. Bukan hanya kepentingan pribadi, kami tidak akan berpihak kepada neolib. Neolib harus kita lawan. Lawan!" teriak Ribka kembali.
"Lawan," sambut demonstran.
Kehadiran 3 politisi ini pun membuat senang para demonstran. Demonstran menyambut baik orasi Ribka. Rieke yang juga politisi dari PDIP dan Okky yang merupakan politisi dari PPPP masih berdiri di atas mobil komando aksi.
Sebelumnya demonstran terus berteriak dan bernyanyi-nyanyi. "Turunkan SBY. Turunkan Boediono. Pecat Muhaimin Iskandar. Gantung Sri Mulyani," teriak pendemo.
Tidak lama, dari orasi Ribka, sejumlah anggota dewan lainnya ikut keluar Gedung DPR. Namun masih belum diketahui pasti siapa dan berapa banyak yang keluar gedung.
(gus/iy)











































