Pantauan detikcom, Kamis (28/1/2010), lima perwakilan sedang bernegosiasi dengan pihak keamanan gedung wakil rakyat itu. Mereka meminta 100 perwakilan diperbolehkan masuk gedung Dewan.
Dalam kesepakatan awal, para buruh diizinkan masuk sebanyak 20 orang. Namun pihak buruh tetap meminta 100 orang diperkenankan masuk. Negosiasi berlangsung alot karena massa di luar gedung terus berteriak memaksa masuk.
Sementara massa terus berdatangan ke Gedung DPR. Pagar kawat berduri yang dipasang di depan gedung tersebut membuat massa berhimpitan memakan badan jalan. Ratusan polisi bersiaga di dalam dan luar gedung Dewan.
4 Panser kembali didatangkan, sehingga total ada 8 panser di depan pintu gerbang Gedung DPR. Sementara 2 mobil water canon juga siap-siap menghadapi massa jika demo berlangsung anarkis.
(anw/iy)











































