Aksi dilakukan oleh aktivis Organisasi Rakyta Independen (ORI), BEM Undip, Unnes, dan Polines, dan KAMMI. Meski berbeda lokasi start, mereka 'bersatu' di kantor DPRD Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Kamis (28/1/2010)
Selain membawa topeng terbuat dari kertas SBY-Boediono, mereka juga membawa sapu yang di sisinya ditulisi sejumlah kalimat, seperti 'Sapu Bersih Antek Asing', 'Tolak AFTA', dan lain-lain.
Setelah menunggu hampir 2 jam, pendemo yang berjumlah 75-an orang itu ditemui anggota DPRD dari Partai Golkar, PAN, PKS, dan Hanura. Aksi berlangsung damai. Sekitar pukul 11.15 WIB, pendemo membubarkan diri.
(try/djo)











































