Aksi massa pro SBY digelar di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2010) pukul 08.30 WIB.
Massa membentangkan baliho besar ukuran 3x4 meter bertuliskan "Rakyat Dukung SBY untuk 5 Tahun, bukan 100 Hari."
Mereka juga mengusung poster-poster antara lain bertuliskan "Bawa kasus Century ke jalur hukum", "Pansus jangan sampai ke pemakzulan", dan "Pansus jangan ke luar jalur." Massa terus meneriakkan yel-yel "Hidup SBY...hidup SBY!"
"Kalau nanti ada yang datang dari kontra SBY, kami membubarkan diri. Daripada bentrok atau main pukul-pukulan," kata koordinator aksi, Ahmad Suhaimi.
Β
Massa yang mayoritas para pemuda itu berasal dari kawasan Cipinang. "Saya disuruh datang ke sini. Tadi sih lagi nongkrong sama teman-teman. Ada deh bayarannya," kata Wahyu.
Hingga pukul 09.55 WIB, belum ada pendemo lain yang tiba di Istana. Sekitar 500 aparat kepolisian membuat pagar betis mulai dari Jalan Veteran III hingga Sekretariat Negara.
Lalu Lintas Dialihkan
Sementara itu, aparat kepolisian dan petugas Dishub tampak berjaga-jaga di kawasan Gambir, depan Kedubes AS, dan perempatan Harmoni. Mereka bersiap-siap menutup jalan jika pendemo membeludak.
"Kami menyebar di 4 titik untuk jaga-jaga jika lalu lintas dialihkan. Adapun total anggota yang siaga 10.000 anggota. Sebagaian besar masih siaga di Polda. Mereka baru bergerak jika situasi dibutuhkan," kata Kasat Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol Agus Mulyono.
Menurut dia, sekitar 1.000 anggota polisi sudah disiagakan di Monas.
(aan/nrl)











































