Korut Minta Palang Merah Datang ke Lokasi Tabrakan KA
Jumat, 23 Apr 2004 11:40 WIB
Jakarta - Pemerintah Korea Utara (Korut) hari ini meminta Palang Merah (Red Cross) untuk melihat lokasi kejadian tabrakan kereta api (KA) yang menelan ribuan korban jiwa dan luka-luka. Demikian diungkapkan seorang pejabat Palang Merah kepada kantor berita AFP, Jumat (23/4/2004). Sedikitnya 3.000 orang dilaporkan tewas ataupun terluka dalam musibah ini."Palang Merah Korut tengah dalam perjalanan ke lokasi, bekerja sama dengan pihak terkait Korut," ujar perwakilan Palang Merah untuk Asia Timur, John Sparrow."Mereka akan melihat seberapa besar musibah ini dan mereka akan mengkonfirmasi apa saja yang diperlukan," imbuhnya.Sejauh ini, pemerintah Korut secara resmi belum menyampaikan soal kecelakaan, yang menurut media Korea Selatan (Korsel) terjadi di Ryongchon, dekat perbatasan Cina, Kamis (22/4/2004).Peristiwa tabrakan dua kereta api ini terjadi sekitar delapan jam setelah Presiden Korut Kim jong-il melewati kota tersebut menuju ibukota Pyongyang, setelah melakukan kunjungan ke Cina.Hingga saat ini diyakini bahwa tabrakan yang menimbulkan ledakan hebat tersebut, bukan upaya untuk membunuh Presiden Kim. Namun murni kecelakaan. "Karena ledakan terjadi lama setelah Kim lewat, kami pikir ini murni kecelakaan," tukas sebuah sumber intelijen Korut.
(ita/)











































