Lalu bagaimanakah isu yang proporsional itu? Ketua FPD Anas Urbaningrum mempunyai jawabannya.
"Mengkritik kekurangan dan mendesak pemerintah untuk bekerja lebih baik. Itu adalah isu yang proporsional," jawabnya melalui telepon, Rabu (27/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu malah bertentangan dengan prinsip demokrasi," sambungnya.
Lebih lanjut mantan anggota KPU ini menegaskan, demokrasi yang sedang Indonesia bangun adalah demokrasi yang sehat, dewasa dan berguna bagi masyarakat. Itu artinya aksi-aksi politik harus berjalan sesuai aturan dalam konstitusi dan bukan berdasar selera atau kepentingan elit politik tertentu.
"Kalau selera sendiri-sendiri yang memandu, demokrasi kita akan jatuh ke jurang anarki yang merupakan harapan dari orang-orang yang diragukan kewarasannya. Itu merupakan penyakit dan ancaman bagi demokrasi kita," pungkas Anas.
(lh/mad)











































