Demikian komentar Ketua FPD Anas Urbaningrum menanggapi rencana aksi unjuk rasa 100 Hari Pertama SBY-Boediono pada 28 Januari 2010. Hal ini dia sampaikan melalui telepon, Rabu (27/1/2010).
"Sangat mungkin sebagian peserta ada yang niatnya cenderung tidak demokratis," ujar Anas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan anggota KPU ini menegaskan, sangat tidak logis memvonis pemerintahan telah gagal melakukan tugasnya dengan menggunakan 100 hari kerja pertama sebagai parameternya. Tidak demokratis pula bila ada ribuan orang mengajukan mosi tidak percaya terhadap pemeritahan yang dipilih melalui mekanisme yang demokratis oleh lebih dari 70 juta penduduk Indonesia.
"Mendesak turun presiden atau wapres pilihan rakyat adalah berseberangan dengan sikap demokrastis," tegasnya.
(lh/mad)











































