PRD Serukan Gus Dur-Amien-Hidayat Hadang Capres Militer
Jumat, 23 Apr 2004 10:26 WIB
Jakarta - Partai Rakyat Demokratik (PRD) menolak capres militer kembali dalam kancah politik. PRD akan menggalang kekuatan dengan mengajak Gus Dur, Amien Rais dan Hidayat Nur Wahid untuk menghadang capres militer. Demikian disampaikan Ketua Umum PRD Yusuf Lakaseng kepada detikcom, Jakarta, Jum'at (23/4/2004). "Dimasa transisi ini sebaiknya militer tidak diberi kesempatan untuk memimpin. Kami tegas menolak Wiranto karena terindikasi melakukan pelanggaran HAM Timtim, Trisakti dan Semanggi. Dia tidak punya legitimasi kecuali lewat pengadilan yang adil," kata Yusuf.Namun demikian, penolakan capres militer sebaiknya tidak membuat demokrasi menjadi pragmatis. "Kita memberi pandangan situasi politik tidak bisa membuat ukuran demokrasi menjadi pragmatis sehingga pilihan membabi buta yang penting sipil dan pilihan ke Mega," ungkapnya.Lebih lanjut, Yusuf mengatakan PRD berencana melakukan konsolidasi dengan elemen lain seperti NGO, Gerakan Oposisi Bersatu, Jangan Pilih Politisi Busuk untuk membicarakan taktik menghadang militer ke kancah politik."Kita akan ajak Gus Dur, Amien Rais dan Hidayat Nur Wahid untuk membuat blok politik yang memunculkan capres dan cawapres dari sipil. Entah paket Gus Dur-Hidayat atau Amien-Salahudin Wahid. Kita tidak mengajak Mega karena dia sipil yang berkarakter militer," demikian Yusuf.
(aan/)











































