Seperti dilansir AFP, Rabu (27/1/2010), pihak kepolisian dan para pemimpin agama meminta agar masyarakat tetap tenang. Menurut mereka, insiden ini sengaja dilakukan untuk menghasut konflik etnis yang sedang memanas di Malaysia. Bahkan belakangan diketahui kepala babi tersebut merupakan kepala babi liar yang biasa ada di Malaysia.
"Dengan meihat pada modus operandi insiden ini... Saya rasa pelakunya adalah kelompok yang sama dengan kelompok yang melakukan serangan sebelumnya. Saya rasa mereka membayar (kepada pelaku aksi) untuk menimbulkan insiden seperti ini," ujar Kepala Kepolsian Nasional Malaysia, Musa Hassan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, imam Masjid Al Imam al Tirmizi, di mana kepala babi ditemukan, Zulkifli Mohamad, meminta umat Muslim tetap tenang. Dikatakan dia, aksi ini bisa saja dilakukan oleh pihak yang ingin memeperkeruh ketegangan rasial yang tengah melanda Malaysia.
"Ini adalah tindakan orang-orang yang ingin memperburuk ketegangan rasial di negara ini. Kita terkejut dengan tindakan mereka ini. Saya harap polisi bertindak cepat, para jamaah Muslim diharap tenang, ada kemungkinan umat Muslim sendiri yang berada di balik insiden ini," tuturnya.
(nvc/nrl)











































