"Kemungkinan ke arah situ (keterlibatan rekanan bank) bisa saja," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Komisaris Besar Boy Rafli kepada detikcom, Rabu (27/1/2010).
Namun, polisi enggan berspekulasi dalam kasus tersebut sebelum menemukan bukti yang kuat dalam keterlibatan mereka itu. "Belum ada fakta yang kuat," jelas Boy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kasus pembobolan ATM dengan modus konvensional, polisi menangkap 5 tersangka. Seorang pelaku berinisial AT, masih buron. "AT ini pernah bekerja di perusahaan rekanan bank," kata sumber itu.
AT diduga mengetahui banyak tentang mesin ATM tersebut. Karena dalam aksinya, AT bersembunyi di balik ATM untuk mengambil kartu ATM para nasabah.
(mei/iy)











































