"Menara kontrol memintanya untuk pergi ke arah tertentu, tetapi pilot tidak responsif, kemudian komunikasi terputus dan pesawat menghilang dari radar," kata Aridi seperti dilansir detikcom dari Reuters, Selasa (26/1/2010).
Aridi mengatakan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan apapun dari kesalahan pilot tersebut. Lebih jauh Aridi mengatakan, pilot pesawat membuat putaran tajam sebelum menghilang dari radar pada Senin dini hari. Beberapa menit kemudian pesawat jatuh ke laut di mana di dalamnya terdapat 90 orang penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, sebelum ditemukan kotak hitam pesawat tersebut, masyarakat diharapkan untuk tidak menarik kesimpulan dari kesalahan sang pilot.
Libanon dan tim pencarian internasional, termasuk kapal angkatan laut Amerika Serikat serta Eropa dan kapal penjaga perdamaian PBB, helikopter, pesawat dan penyelam menyisir pantai Laut Tengah untuk mencari para korban dan kotak hitam pesawat tersebut.
Penerbangan ET409 membawa sebagian besar penumpang Libanon dan Ethiopia dan menuju ke ibukota Ethiopia Adis Ababa.Tampaknya pesawat pecah di udara sebelum menabrak laut selama badai dalam bola api sebelum fajar pada hari Senin.
(mei/Rez)











































