"Bhayangkara sejati itu kerangka tulisan buku yang diajukan pada saya untuk dijadikan tulisan tentang figur saya, tapi belum saya setujui," terang Susno dalam pesan singkat yang diterima, Selasa (26/1/2010).
Karena belum disetujui itu maka buku itu masih berupa judul panjang dan belum dia tandatangani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena Pansus meminta catatan aliran dana, tapi karena konsep buku itu ada dalam bagian catatan tersebut, dia pun tidak mungkin menyobeknya.
"Jadi keterangan saya tidak pakai testimoni, ya seperti yang resmi saya sampaikan di depan pansus," terangnya.
Susno melanjutkan, dokumen yang dia serahkan adalah dokumen skema aliran dana Robert Tantular Cs dan dokumen data dana yang dibekukan di dalam maupun di luar negeri.
"Ditambah copy surat Hisjam dan Ravat tentang kesediaan untuk mengembalikan dana Bank Century yang dicuri Robert Tantular," tutupnya.
(ndr/Rez)











































