"Kita perlu menjamin ketertiban kota ini. Hak-hak publik kita akui, tapi jangan sampai itu menciderai kepentingan yang lain," ujar Fauzi Bowo di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Selasa (26/1/2010).
Menurutnya selama ini ketika berlangsung aksi besar-besaran hak dan kepentingan warga lainnya menjadi terganggu oleh para demonstran yang kerap membuat macet ibukota.
"Kasihan mereka yang sedang mencari nafkah, nyopir, atau ada janji dengan mitranya. Kita kan juga harus hargai itu," tambah pria yang akrab disapa Foke ini.
Foke sendiri menginstruksikan jajarannya untuk tetap melakukan tugas pelayanan publik pada masyarakat pada tanggal tersebut.
"Yang jelas tidak ada instruksi untuk demo (bagi aparat publik). Kita punya
kewajiban melakukan layanan publik seperti biasa," pungkasnya.
(her/anw)











































