Pelaku Diduga Masuk Sindikat Internasional

Pembobolan Dana Nasabah

Pelaku Diduga Masuk Sindikat Internasional

- detikNews
Selasa, 26 Jan 2010 17:36 WIB
Pelaku Diduga Masuk Sindikat Internasional
Jakarta - 9 pelaku pembobol ATM sudah ditangkap polisi pada September 2009 lalu. Dari 9 pelaku tersebut, diduga terkait dengan sindikat internasional.

"Ini melibatkan sindikat internasioanal. Bekerjasama dengan seseorang yang berada di Australia dan Kanada," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam jumpa pers di Mapolda Metro, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2010).

Menurut Boy, para pelaku yang berada di Indonesia tidak dapat menggunakan data yang diperoleh dari hasil pengunduhan alat skimmer yang dipasang. Kemudian pelaku mengirimkan data tersebut ke luar negeri.

"Prosesnya dari Alex (tersangka) ke luar negeri dari luar negeri kembali lagi ke mereka. Nomor itu didapat dari luar negeri, kemudian digunakanlah ATM tersebut dimana saja," terang Boy.

Boy menambahkan, kesembilan pelaku ini diduga keras terkait dengan aksi pembobolan yang terjadi di Bali.

"Sekarang ini (kesembilan tersangka) berkait dengan yang di Bali. Tapi
apakah mereka satu sindikat, itu masih dikembangkan. Tapi ada kesamaan," tambahnya.

Lebih jauh Boy menjelaskan, polisi juga menemukan indikasi adanya transaksi yang dilakukan di luar negeri. Hingga saat ini, kata Boy, pelaku yang berada di luar negeri masih dalam status daftar pencarian orang (DPO).

"Untuk yang di luar negeri, sejauh ini kami telah bekerjasama dengan
interpol. Tetapi belum bisa disampaikan hasilnya, masih DPO," jelasnya.

Kesembilan pelaku yakni, Yusuarno, Yucuardi, Agus Suparman, Hendra Basoeki, Martin Setiawan, Budi Syahputra, Diana susanah, Roni Wijaya, dan Alex Rusli yang diduga sebagai otak pelaku. Para pelaku tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Mereka tengah disidang di PN Jakarta Barat. Besok anggota kita akan
didengar kesaksiannya," tandasnya.

(ddt/gus)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads