Kondisi SMP 56 Memprihatinkan

Kondisi SMP 56 Memprihatinkan

- detikNews
Kamis, 22 Apr 2004 14:31 WIB
Jakarta - Setelah kunci gerbang SMP 56 Jakarta dibuka, kondisi gedung sekolah itu sangat memprihatinkan. Hampir seluruh ruangan itu berantakan dan rusak-rusak. Bahkan buku-buku dan Al-Qur'an pun berserakan dimana-mana.Kondisi itu membuat alumni dan orang tua murid serta komite sekolah SMP 56 yang masuk ke dalam gedung sekolah prihatin. Saat satuan tugas Banteng Muda Indonesia (BMI) membuka ruangan itu semua ruangan seperti ruang kepala sekolah, tata usaha, ruang guru, mushala, perpustakaan dan ruang kelas dalam kedaan berantakan. Tampak buku-buku dan Al-Qur'an berserakan dimana-mana.Salah satu anggota Komite Sekolah SMP 56, Ina Harahap menuding pihak Pemda sendiri lah yang melakukan pengerusakan gedung sekolah saat menutup sekolah ini. Sementara, Aditia Widyaputri siswi kelas I 4 menyatakan, saat ini rekan-rekannya sudah senang setelah sekolahnya kembali dibuka. "Jadi tidak perlu belajar di luar yang penuh kebisingan dan udara yang kotor serta asap knalpot," ungkapnya.Rencananya SMP 56 besok tidak akan menggelar kegiatan belajar mengajar tapi akan melakukan kerja bakti untuk membersihkan ruangan-ruangan yang masih kotor dan berantakan. Sebuah papan yang semula bertuliskan "Dilarang Masuk Tanah Ini Milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta" kemudian diganti dengan SLTPN 56 milik rakyat. Sementara satu buah spanduk bertuliskan "DPR Harus Tindak Sutiyoso Sebagai Mafia Peradilan" masih terpampang di depan gedung sekolah. Fraksi PDIP melalui Permadi menyatakan pembukaan kembali gedung sekolah 56 ini dijamin oleh Fraksi PDIP. Kepada siswa-siswa SMP 56, Permadi mengingatkan agar para siswa tetap belajar untuk menjadi pemuda pemudi yang berkualitas. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads