Candaan itu pertama kali dilontarkan SBY dalam sambutannya saat meresmikan Tol Kanci - Pejagan di Brebes, Jateng, Selasa (26/1/2010).
"Saya senang ketiga gubernur tampak serius. Apalagi Pak Syamsul, tidak banyak cakap, tapi banyak senyum," ujar SBY kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Sumut Syamsul Arifin melalui fasilitas video conference.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Candaan SBY ini berlanjut saat sesi videoconference. Saat itu SBY mengulang kata-kata Syamsul menjelaskan mengapa dirinya tak banyak cakap.
"Buat apa banyak cakap, Presiden sudah tahu semuanya," ujar SBY yang disambut tawa para hadirin.
Syamsul pun membalas dengan candaan saat gilirannya memberikan penjelasan.
"Kenapa saya serius, karena melihat Bapak capek. Tadi Bapak happy karena bisa meresmikan beberapa proyek," balas Syamsul yang juga disambut tawa para hadirin.
Syamsul pun memaparkan bahwa daerahnya memiliki pasokan listrik terbaik setelah Pulau Jawa kendati masih terjadi pemadaman. Penurunan kemiskinan dan pengangguran masih di atas rata-rata nasional. Begitu juga dengan audit keuangan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menempatkan Sumut nomor 2 terbaik setelah Jawa Tengah.
"Cuma nggak ada apresiasi dari Mendagri, padahal bekas gubernur juga itu, Pak. Uang nggak ada kertas aja. Nggak apa-apa, kami maafkan," celetuk Syamsul menyindir Mendagri Gamawan Fauzi yang disambut tawa.
SBY pun membalas. "Ketegangan kita sirna semua karena ketemu Pak Syamsul. Saya kira sudah bisa senyum kita ini, yang penting untuk rakyat Sumut," tutur SBY yang juga meresmikan proyek di Sumut yaitu Jembatan Amplas dan Pengendali Banjir hari ini.
(nwk/nrl)











































