Pertemuan yang akan digelar Rabu, 27 Januari tersebut akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris David Miliband.
Mereka akan membahas masalah keamanan, ekonomi dan politik yang dihadapi Yaman, negara termiskin di dunia Arab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pakar mengingatkan, jika Yaman tidak distabilkan, negara itu akan menjadi "negara gagal" seperti negara tetangganya Somalia.
Sebelumnya Menlu Miliband mengatakan, masalah gerakan ekstrem di Yaman kian mengkhawatirkan sejak 18 bulan hingga dua tahun terakhir.
Namun masalah Yaman baru marak diberitakan pada Desember lalu, ketika Umar Farouk Abdulmutallab mencoba meledakkan bom di atas pesawat Northwest Airlines.
Kepada otoritas AS, pria Nigeria berusia 23 tahun itu mengaku telah menerima pelatihan untuk misi itu dari ahli perakit bom Al Qaeda di Yaman.
(ita/iy)










































