Peristiwa mengenaskan ini terjadi di Kota Callao, sebelah utara Lima, ibukota Peru seperti diberitakan Independent Online, Selasa (26/1/2010).
Para dokter mengamputasi kaki kiri seorang pria berumur 86 tahun. Padahal kaki itu tidak bermasalah. Yang harus diamputasi seharusnya adalah kaki kanan Jorge Villanueva yang mengalami infeksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya terkejut ketika saya mengangkat selimut dan melihat mereka telah memotong kaki kirinya," ujar putri Jorge, Carmen Villanueva pada stasiun radio lokal, RPP.
Dikatakan Carmen, sejak 4 Januari lalu dokter-dokter telah merawat kaki kanan Jorge yang mengalami borok.
Ketika infeksi di kaki kanan Jorge kian memburuk dan bisa membahayakan jiwanya, dokter-dokter pun melakukan operasi untuk mengamputasi kaki tersebut. Namun akibat salah mengamputasi, para dokter melakukan operasi amputasi kedua keesokan harinya. Kini, Jorge kehilangan kedua kakinya.
"Borok itu di kaki kanannya dan mereka harus mengamputasi itu juga untuk mencegah infeksi menyebar," kata Carmen.
Rumah Sakit Alberto Sabogal menyatakan telah menskorsing dokter-dokter yang terlibat dalam operasi itu sementara menunggu penyelidikan selesai dilakukan. Keluarga pasien akan mengajukan gugatan.
(ita/iy)










































