Prancis Tolak Kirimkan Pasukan Tambahan ke Afghanistan

Prancis Tolak Kirimkan Pasukan Tambahan ke Afghanistan

- detikNews
Selasa, 26 Jan 2010 11:40 WIB
Prancis Tolak Kirimkan Pasukan Tambahan ke Afghanistan
Paris - Pemerintah Prancis tidak akan mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) dan Jerman yang mengirimkan pasukan tambahan ke Afghanistan. Prancis menolak mengirimkan tambahan pasukan tempur ke Afghanistan.

Demikian ditegaskan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (26/1/2010).

Namun dikatakan Sarkozy, mungkin saja Prancis akan mengirimkan tambahan personel untuk melatih polisi Afghanistan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika ada kebutuhan akan lebih banyak orang yang melatih, membantu polisi, untuk membantu penduduk, membantu Afghanistan, kenapa tidak? Tapi pasukan tempur? Tidak!" tegas Sarkozy dalam wawancara dengan stasiun televisi TF1.

Prancis merupakan negara kontributor terbesar keempat untuk misi militer internasional di Afghanistan, setelah AS, Inggris dan Jerman. Prancis menempatkan sekitar 3.750 tentara di Afghanistan.

Presiden AS Barack Obama tahun lalu telah mengumumkan bahwa AS akan mengirimkan tambahan sekitar 30 ribu prajurit ke Afghanistan untuk memerangi kelompok-kelompok perlawanan yang kian meningkat. Pemerintah Jerman pun, atas desakan AS, telah setuju untuk mengirimkan pasukan tambahan sekitar 500 personel lagi.

Menurut para diplomat, pemerintah Prancis pun telah didesak untuk menambah jumlah pasukannya di Afghanistan. Namun pemerintah Prancis selama ini enggan mengirimkan pasukan tambahan. Apalagi ditambah dengan beberapa kematian tentara Prancis di Afghanistan.

(ita/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini