"Rekaman menara pengawas menunjukkan bahwa menara menyuruh pilot untuk memutar guna menghindari badai, namun pesawat itu pergi ke arah sebaliknya," kata Menteri Pertahanan Lebanon Elias Murr seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (26/1/2010).
"Kami tidak tahu apa yang terjadi atau apakah itu di luar kendali pilot," imbuh Murr dalam wawancara televisi di Beirut, ibukota Lebanon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini tim penyelamat gagal menemukan satu pun korban yang selamat dari musibah itu. Pesawat bertujuan Addis Abba, Ethiopia itu mengangkut 83 penumpang dan 7 kru.
Para relawan Palang Merah telah menemukan 14 mayat dan beberapa bagian tubuh yang telah dikirimkan ke rumah sakit pemerintah Lebanon, Rafik Hariri.
Angkatan Laut dan Darat Lebanon beserta pasukan PBB di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban. Pesawat-pesawat dari Prancis, Inggris, AS, dan Cyprus juga membantu upaya tersebut.
(ita/iy)











































