Naik 230% Jumlah Mahasiswa Norwegia Belajar di Bali

Laporan dari Oslo

Naik 230% Jumlah Mahasiswa Norwegia Belajar di Bali

- detikNews
Selasa, 26 Jan 2010 09:35 WIB
Naik 230% Jumlah Mahasiswa Norwegia Belajar di Bali
Oslo - KBRI Oslo dalam tempo dua tahun berhasil mendongkrak jumlah mahasiswa Norwegia belajar di Bali hingga 230%. Tren positif ini diharapkan akan semakin meningkatkan people to people contact antar-kedua negara.

Sepanjang tahun 2009 jumlah total mahasiswa Norwegia yang dikirim ke Bali mencapai 525 orang, naik 156% dari pengiriman sebelumnya (2008) sebanyak 336 orang atau meningkat 230% dibandingkan pengiriman tahun 2007 sebanyak 228 orang.

Pada semester pertama tahun 2010 ini tercatat sudah ada 533 mahasiswa Norwegia yang akan terbang ke Bali untuk menempuh pendidikan pra-universitas yang harus diikuti sebelum memasuki jenjang universitas. Mereka dikirim oleh Gateway College (312 mahasiswa), Go-Study (97 mahasiswa), Active Education (88 mahasiswa) dan Kulturakademiet (36 mahasiswa).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Bali mereka akan belajar selama 1 semester untuk ilmu filosofi, psikologi, lintas-kebudayaan, komunikasi, psikologi kebudayaan, antropologi sosial, lingkungan sosial, journalisme, managemen pariwisata, olahraga dan Bahasa Indonesia," Sekretaris I Pensosbud Febby Fahrani kepada detikcom akhir pekan lalu.

Menurut Febby, mereka akan dibimbing oleh dosen-dosen dari beberapa universitas di Norwegia seperti Telemark University College, Sogn og Fjordane University College dan Ålesud University College, serta beberapa dosen dari Universitas Udayana, Bali.

Untuk lokasi pilihan, para mahasiswa Gateway College akan belajar di kampus Yayasan Dwi Nusa Semenda-Kuta, mahasiswa Go-Study di Yayasan Ananda Pasti Ceria-Seminyak, mahasiswa Active Education di ISB, dan mahasiswa Kulturakademiet di Vila Lumbung-Seminyak.

Situasi kampus yang berlokasi di Jimbaran, Sanur dan Kuta, itu dilengkapi dengan berbagai sarana pendidikan seperti ruang kuliah, perpustakaan, aula, internet center, lapangan olahraga, kolam renang, taman pantai, restoran dan café.

Pilihan Tepat

Sebelum berangkat ke Bali, KBRI Oslo menggelar farewell gathering (acara perpisahan) untuk mahasiswa Gateway College di Ruang Serbaguna (19/1/2010) dan mahasiswa Active Education (20/1/2010), yang juga dihadiri para dosen dan jajaran operasional kedua lembaga studi tersebut.

Kuasa Usaha Ad-Interim Mansyur Pangeran dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pilihan tepat untuk tempat belajar para mahasiswa Norwegia.

"Indonesia adalah negara unik di dunia, dengan kekayaan budaya, meliputi lebih dari 300 kelompok etnis, 600 bahasa dan dialek, lebih dari 17 ribu pulau dan akar toleransi kuat di kalangan penduduknya," papar Mansyur.

Lebih lanjut, para mahasiswa diharapkan dapat belajar dengan nyaman di Bali dan dapat menggali berbagai ilmu dari sumber-sumber yang tersedia untuk menunjang studi sesuai dengan bidang yang mereka minati.

Managing Director Gateway College Ulrika Herlofsen menyampaikan penghargaannya atas upaya KBRI Oslo dalam meningkatkan hubungan kerjasama dengan Gateway College dan memberikan fasilitasi kemudahan pemberian visa bagi para mahasiswanya.

Lanjut Herlofsen, pembekalan komprehensif tentang Indonesia kepada para mahasiswa yang akan studi di Bali sangat bermanfaat dan membuka wawasan para mahasiswa. Herlofsen mengharapkan agar acara seperti ini dapat terus dilakukan di masa mendatang.

Sementara Direktur Active Education Ola Furseth mengatakan bahwa Bali adalah tujuan terfavorit bagi mahasiswanya, mengalahkan kota-kota lainnya dan para mahasiswa sangat antusias untuk segera belajar di Pulau Dewata itu.

Acara diakhiri dengan ramah-tamah, dimeriahkan dengan Tari Bajidor Kahot oleh duet Yukie Mansyur-Ossy Ivarson dari kelompok Anak Indonesia serta pengenalan masakan Indonesia antara lain sate ayam, bakmi goreng, lumpia, bakwan, rempeyek, kembang goyang dan kerupuk ikan.

(es/es)


Berita Terkait