Ketua YLBHI, Patra M Zen, menyatakan belum ada gebrakan yang mendasar untuk memperluas akses keadilan terhadap masyarakat miskin, pemberantasan mafia hukum, penuntasan pelanggaran HAM masa lalu, dan penyelesaian konflik agraria sebagai akar pelanggaran HAM yang dialami masyarakat, serta pemenuhan hak-hak korban pelanggaran HAM.
"Program pemberantasan mafia hukum setelah tiga bulan pemerintahan belum memberikan harapan yang amat besar dan kepercayaan yang tinggi," kata Patra M Zen lewat pernyataan tertulis kepada detikcom, Selasa (26/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di bidang pemasyarakatan, lanjut Patra, peraturan perundang-undangan serta hak asasi manusia, yang semestinya dapat berperan signifikan belum menyentuh pada masalah fundamental.
"Seperti ketidakadilan, perbedaan perlakuan karena status sosial dan kemampuan ekonomi dan penyelesaian pelanggaran HAM," kata dia.
(lrn/amd)











































