"Dia mengaku telah melakukan perbuatan itu sama anak saya dan dia bilang khlilaf," ujar istri pelaku Saunah (45) kepada detikcom dan warta kota di rumahnya Pademangan 8 Kampung Bongkaran Blok D1 RT 01/03, Jakarta Utara, Senin (25/1/2010).
Menurut Saunah, anak bungsunya tersebut mengaku merasa perih pada bagian kelamin saat buang air kecil dan juga mengeluarkan darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saunah pun kaget saat petugas Kepolisian datang bersama anak menantunya yang bernama Ari (18) untuk menjemput Sarwo. "Saya bilang ada apa? lalu Ari bilang bapak pernah meniduri anak saya. Tapi harusnya Aris lapor dulu sama saya," jelasnya.
Sementara itu, Menurut pengakuan korban kepada petugas, aksi bejat lelaki yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir Bajaj ini, terjadi sejak Bulan Agustus 2009.
"Namun korban mengaku baru 2 kali digauli oleh pelaku," kata Kanit Reskrim Polres Pademangan Ipda Agus Widjajanto di Polres Jakarta Utara.
Setelah puas melakukan aksi bejatnya, pelaku meminta korban untuk tidak mengadu kepada ibunya atau istri pelaku. "Setiap melakukan itu, pelaku mencari waktu di saat istri atau ibu korban
tertidur atau sedang keluar rumah," pungkasnya.
Saat ini, korban dibawa ke Polres Jakarta Utara didampingi saksi 2 kakak korban dan juga pelaku. Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Utara.
(fiq/irw)











































