"Nggak ada (tambahan pasukan). Ya biasa saja (perketat keamanan). Kalau seperti biasa tanggal 9 Desember kemarin (hari antikorupsi), apakah diperketat atau tidak tergantung pengerahan massa," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Senin (25/1/2010).
Djoko mengingatkan agar demo dilakukan dengan tertib dan aman sehingga tidak ada kerusuhan. Petugas keamanan telah melakukan antisipasi agar aksi 28 Januari berlangsung aman. "Saya kira pengamanan publik tetap. Kita semua tidak ingin ada rusuh," tukasnya.
Mengenai tuntutan demo untuk meminta SBY-Boediono turun, menurut Djoko, semua ada mekanismenya. Ketua MPR dan Ketua MK sudah menjelaskan adanya aturan untuk melakukan impeachment terhadap Presiden SBY.
"Selama aturan itu tidak memenuhi (permintaan pendemo), apa realistis?" tanyanya.
Djoko pun menegaskan kalau tidak perlu ada laporan intelijen mengenai demo 28 Januari mendatang. "Baca koran saja sudah tahu ada demo 28 Januari," tandasnya.
(gus/iy)










































