"Tentu bagi wantimpres hal itu tidak prioritas. Yang kita prioritaskan lebih pada pertimbangan, lebih pada perbaikan fundamental," ujar Jimly.
Jimly mengatakan itu usai pelantikan anggota wantimpres di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (25/1/2010).
Jimly menuturkan, pihaknya akan mempelajari kasus Century agar masukannya pada SBY berjalan efektif dan didengar. Pertimbangan yang diberikan kepada Presiden harus akurat dan melihat berbagai aspek.
"Saya rasa ini mencakup cara. Ya tergantung cara kita nanti," tegasnya.
Saat ditanya tentang pertemuan SBY dengan para pimpinan lembaga tinggi negara di Bogor, Jimly menganggap wajar. Namun menurutnya para hakim dilarang ikut dalam pertemuan itu.
"Sekarang lagi rawan. Sebaiknya para hakim tidak datang ke pertemuan itu. Yang jadi masalah memang di masyarakat lagi panas. Maka pertemuan itu jadi sensitif," tandas mantan Ketua MK ini.
(nik/iy)










































