Buntut Macet: Bos Saya Tidak Ngantor, Teman Saya Sakit
Kamis, 22 Apr 2004 10:33 WIB
Jakarta - Hampir semua pekerja Jakarta pada Rabu kemarin dilanda kemalangan sebagai buntut hujan deras dan genangan air akibat buruknya drainase. Kamis ini pun bisa ditebak banyak pekerja yang tidak mengantor karena terlalu malam baru bisa sampai di rumah."Saya kaget ketika saya terima SMS dari atasan saya pagi ini, beliau tidak bisa masuk ke kantor karena baru sampai rumahnya di Tangerang pada Kamis pukul 02.30 WIB dinihari. Itu pun beliau jalan kaki dari Harmoni ke Kebon Jeruk," cerita Disna yang berkantor di Menara Era-Senen, Jakpus, pada detikcom, Kamis (22/4/2004)."Benar-benar malang... gara-gara hujan, jadi macet, semuanya kacau. Teman satu ruangan saya pun cerita, dia sengaja pulang habis Magrib biar tidak kena macet. Ternyata sampai rumah pukul 23.00 WIB, padahal rumahnya di Menteng. Normalnya 30 menit sampai," sambung Disna yang juga telat pulang sekitar satu jam.Anom Suartana yang berkantor di Cideng-Jakpus dan tinggal di Daan Mogot-Jakbar, juga punya cerita. "Saya kemarin pulang pukul 17.30 WIB, sampai di rumah pukul 19.30 WIB. Padahal 9 km saya tempuh denganaik motor, itu pun sudah naik trotoar. Biasanya ditempuh 15 menit," cerita Anom.Anom lebih bernasib baik. Teman-teman dan pimpinan di kantornya baru bisa pulang pukul 02.00 dinihari tadi. "Sekarang teman saya pada sakit karena kecapekan," sambung Anom.Sedangkan Imam Budyarso dari Pixel Communication menceritakan, hari ini kantornya heboh, semuanya mengeluh soal macet dan banjir semalam. "Saya saja semalam pulang dari kantor pukul 21.00 WIB, sampai Pancoran pukul 21.15 WIB. Gila tuh.. jalan dari Pancoran sampai Tomang/Grogol macet habis. Baik tol maupun jalan bawah tidak bergerak sama sekali atau jalan 1-2 meter berhenti. Pusing gue, sampai rumah pukul 02.00 WIB. Gila nggak tuh," ujar Imam.
(nrl/)











































