Taman Wisata Angke, Perjuangan Setelah 12 Tahun

Taman Wisata Angke, Perjuangan Setelah 12 Tahun

- detikNews
Senin, 25 Jan 2010 15:26 WIB
Taman Wisata Angke, Perjuangan Setelah 12 Tahun
Jakarta - Perjuangan Sri Murniwati (6) selama 12 tahun untuk menciptakan daerah konservasi hutan bakau, tuntas sudah. Taman Wisata Alam (TWA) Kapuk Angke, kini sudah berdiri di Jakarta Utara.

"Ini adalah hasil upaya saya yang penuh kesabaran selama 12 tahun untuk menjaga alam dan menciptakan daerah konservasi bakau," ujar Pengelola TWA Kapuk Angke, Sri Murniwati kepada detikcom, di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Senin (25/1/2010).

Sri menceritakan, dalam usahanya ini, dia harus berhadapan dengan para penambak dan para pemancing liar yang merusak lahan bakau yang ada. "Setelah 5 bulan lalu baru terlihat hasilnya dengan tidak datangnya mereka lagi untuk membuka tambak liar," katanya.

Sri bercita-cita ingin memulihkan satu-satunya hutan bakau yang ada di wilayah DKI Jakarta. "Hutan bakau Angke adalah zat penyangga untuk mencegah abrasi dan kerusakan pantai," jelasnya.

Sri juga meminta kepada pihak yang berwenang untuk dapat menjaga keamanan wilayah TWA Kapuk Angke demi keselamatan lingkungan DKI Jakarta. "Kalau ada yang memancing agar tidak diperbolehkan karena di situ adalah kawasan konservasi yang menghidupi banyak burung, kepiting, udang, dan biawak," tuturnya.

Area konservasi ini luasnya 99.8 hektar dengan 79 juta bibit sejak tanun 2007 dan bertambah menjadi 100 juta bibit. Pada tahun 2009 ditanam 203 juta bibit pohon bakau.

"Di taman ini juga terdapat fasilitas pengamatan burung, pondok alam sebanyak 8 buah, dan rumah kemping sebanyak 30 buah," pungkasnya.

(fiq/fay)


Berita Terkait