Demikian kata Presiden SBY tentang tujuan bailout Bank Century. Ini disampaikannya di sela Rapimnas TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (24/1/2010).
"Tujuan sesungguhnya demi mencegah krisis ekonomi dan perbankan seperti 1998. Bukan untuk iseng atau main-main," kata SBY.
Dia tegaskan situasi ekonomi negara di akhir 2008 yang jadi konteks dilakukannya bailout terhadap Bank Century, berbeda dengan saat Pansus Century bekerja. Untuk mengingat kembali keadaan yang berlangsung pada saat itu pun cukup mudah karena terekam jelas di media massa.
"Mari kita bawa memori ke akhir 2008. Baca kembali surat-surat kabar dan majalah. Simak kembali statemen dan putar kembali rekaman televisi global, Asia dan Indonesia pada bulan itu," ujar SBY.
Di dalam konteks dan situasi ekonomi yang sedang menghadapi ancaman dampak krisis ekonomi global, bailout dilakukan. Situasi akhir 2008 itu perlu diingat agar ada kesamaan pandang menilai pertimbangan dilakukannya bailout.
"Keadaan pada waktu itu seperti apa, jangan dibayangkan seperti sekarang ketika pansus DPR sedang bekerja," ujar SBY.
Presiden mengakui ekonomi nasional tidak sepenuhnya terhindar dampak krisis global, dan hal itu terlihat dari target yang tidak tercapai. Tetapi jelas pula bahwa situasi yang lebih buruk berhasil dihindarkan sehingga situasi tidak bertambah buruk.
"Soal dampak, boleh ada debat. Tapi yang pasti tidak ada krisis perbankan dan ekonomi. Memang ada dampak terhadap pertumbuhan, tapi situasi tidak lebih buruk lagi karena ada tindakan yang telah diambil," tegas SBY.
(lh/nrl)











































