Menurut Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke), dana sebesar itu seharusnya untuk 7 pos di sekolah unggulan tersebut.
"Itu terjadi karena ada kesalahan dalam memasukkan kode rekening sehingga menumpuk di satu pos," ujar Foke di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (25/1/2010).
Menurut Foke, terkait dengan adanya kesalahan tersebut, pihaknya akan melakukan perubahan pada rancangan anggaran dan pendapatan belanja daerah.
"Kita akan masukkan perubahan ini di akhir bulan Juni mendatang," jelasnya.
Sebelumnya Kepala Dinas DKI Jakarta Taufik Yudi mengusulkan anggaran untuk sekolah unggulan MH Thamrin sebesar Rp 48,4 miliar untuk 7 pos. 7 Pos tersebut meliputi lab bahasa, lab kimia, lab fisika, lab biologi, perpustakaan, ruang kelas, dan gedung penunjang.
Namun oleh DPRD DKI Jakarta, Rp 48,8 miliar itu diberikan hanya untuk lab bahasa.
(gus/iy)











































