Disangka Angkut Bonek, KA Gaya Baru Malam Dilempari Molotov

Disangka Angkut Bonek, KA Gaya Baru Malam Dilempari Molotov

- detikNews
Senin, 25 Jan 2010 02:04 WIB
Solo - KA Gaya Baru Malam jurusan Jakarta-Surabaya menjadi korban salah sasaran warga Solo. Rangkaian kereta tersebut dilempari molotov saat melewati Solo karena dikira kereta pembawa bonek. Ratusan penumpangnya saat ini masih terlantar di Stasiun Balapan, Solo.

Sejak dari Yogyakarta, KA Gaya Baru Malam telah menjadi sasaran lemparan batu oleh warga. Setiba di Stasiun Purwosari, Solo, sekitar pukul 23.30 WIB, KA Gaya Baru Malam langsung diserang dengan lemparan batu dan molotov.

Kereta terus melaju ke Stasiun Balapan. Namun karena terlihat sambungan gerbong ketiga terbakar dan situasi tidak memungkinkan maka diputuskan KA Gaya Baru Malam ditunda perjalanannya. Seluruh penumpang diturunkan di Stasiun Balapan. Lagipula beberapa penumpang harus dirawat karena mengalami luka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat ratusan orang turun, warga mengira mereka adalah bonek. Ratusan warga mendatangi dan mengepung mereka dari luar pagar stasiun. Mereka meneriaki dan mengancam akan membalas ulah bonek.

Imbauan polisi bahwa yang diturunkan dari kereta bukanlah bonek, sama sekali tidak dihiraukan. Bahkan beberapa diantaranya mulai terlihat membawa pentungan dan mengumpulkan batu.

Akhirnya sekitar pukul 01.20 WIB, Senin (25/12010) dinihari, warga dibubarkan paksa oleh Brimob. Mereka lari kocar-kocir setelah diberi tembakan peringatan dan beberapa diantara dipukuli Brimob. Selanjutnya mereka memilih bersiaga di pinggiran rel untuk 'penyambut' kedatangan kereta pembawa bonek.

Saat berita ini diturunkan, situasi Stasiun Balapan sudah mulai tenang. Ratusan penumpang Gaya Baru Malam yang sudah terkantuk-kantuk diperintahkan untuk kembali naik kereta dan akan segera dilanjutkan perjalanan dengan dijaga ketat puluhan polisi Poltabes Surakarta dan satu kompi pasukan Brimob hingga memasuki wilayah perbatasan Jawa Timur.

(mbr/rdf)


Berita Terkait