Gunawan 'Asaba' Nyaman di LP Nusakambangan

Berkunjung ke LP Nusakambangan

Gunawan 'Asaba' Nyaman di LP Nusakambangan

- detikNews
Minggu, 24 Jan 2010 21:26 WIB
Jakarta - Gunawan Santosa, terpidana mati kasus pembunuhan Dirut PT Asaba yang juga mertuanya sendiri, Boedyhiarto Angsono, tampak sehat. Wajahnya berbinar-binar. Ia mengaku nyaman ditempatkan di LP Pasir Putih Nusakambangan, Cilacap, Jateng.

"Ini (LP) bagus. WNA juga ada disini. Seperti LP internasional," katanya ketika rombongan Kemenkum HAM Jateng dan wartawan mengunjungi kompleks LP Pasir Putih, Sabtu (23/1/2010).

Jadi kerasan di LP? "Hahaha, ya. Ya, begitu. Yang jelas di sini lebih baik," kata napi yang pernah menghuni LP Cipinang ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, sehari-hari, agenda Gunawan cukup padat. Pagi hari dia berolah raga, beribadah, dan beternak ikan. Malam hari, ia istirahat. Menurut dia, perlakuan petugas cukup manusiawi.

Niat mau kabur lagi? Gunawan tertawa. Dia berhenti sejenak sebelum menjawab pertanyaan. "Jujur ya. Ini jujur lho. Kalau diperlakukan bagus, mana mungkin (kabur)," kata lelaki yang pernah kabur dari LP Cipinang ini.

Gunawan mengakui bahwa ia kabur karena merasa diperlakukan tidak adil atau tidak layak. Menurut dia, siapa pun orangnya kalau diinjak-injak terus, maka akan melawan. Baginya, kabur dari Cipinang hanya sejarah.

Mengenai eksekusi, Gunawan yakin itu belum bisa dilakukan. Sebabnya, pihaknya masih punya dua langkah hukum, PK dan grasi. Saat ini, PK-nya masih diproses.

"Pengacara yang jalan. Kalau saya mah orang sipil, nggak ngerti hukum," katanya.

Lelaki yang punya nama alias 'Acin' divonis mati 15 Maret 2004 karena terbukti mendalangi pembunuhan Boedyiarto Angsono pada 2006. Dia kabur dari LP Kuningan Jabar dan LP Cipinang. Lalu pada Agustus 2007, dia dipindah ke Nusakambangan dan menempati blok Nusantara 2 bersama napi kelas kakap lainnya.
(try/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads