Satu suporter Persebaya yang tewas tersebut bernama Ari Sulistio, siswa SMA 3 Surabaya tersebut terjatuh di jembatan kali ijo Desa Buniayu, Tambak, Banyumas.
Sedangkan satu suporter yangย sedang dalam keadaan kritis saat ini belum diketahui identitasnya, sebabnya tidak ditemukan satu identitas pun dalam kantong celananya. Korban terjatuh di desa Sibalung, Kemranjen, Banyumas, Minggu (24/1/2010).
Para suporter Persebaya tersebut menumpang kereta Pasundan yang melintas di wilayah Banyumas sekitar pukul 13.30 WIB. Para suporter menaiki kereta hingga ke atap gerbong sehingga tersangkut kabel listrik.
Kedua korban saat ini telah dilarikan ke rumah sakit Banyumas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan korban tewas saat ini masih berada di rumah sakit umum Banyumas sambil menunggu keluarga korban menjemput.
Menurut Dasun, seorang saksi mata, salah satu suporter tersebut berdiri dan di berjalan di atas gerbong yang melaju sehingga dirinya tersangkut kabel listrik yang melintang di antara rel kereta, korban langsung terseret hingga terjatuh dari kereta.
Dirinya bersama warga langsung menyelamatkannya dan membawanya ke Puskesmas Kemranjen untuk kemudian di larikan ke Rumah Sakit Umum Banyumas karena pendarahan hebat pada kepalanya.
Menurut Kapolres Banyumas, AKBP Panca Putra, keduanya memang suporter Persebaya Surabaya yang pulang dengan menumpang kereta Pasundan. Diduga para suporter tersebut keletihan setelah mendukung tim Persebaya di Bandung kemarin. Sehingga kurang waspada.
Pihaknya akan segera menghubungi pihak Persebaya di Surabaya agar dapat mencari tahu keberadaan keluarga korban dan menjemput korban di Banyumas.
(rdf/rdf)











































