Hasil survei Indo Barometer menyatakan 23,3 persen masyarakat menilai SBY-Boediono tidak memperoleh sebagian atau seluruh hasil skandal Century. Hanya 16,4 persen yang meyakini sementara 60 persen mengaku tidak tahu menahu.
"Artinya isu-isu selama ini tidak mampu merubah kepercayaan kepada SBY, bahwa dia tidak menerima duit Century," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Mohammad Qodari saat memaparkan temuannya di Hotel Atlet Century, Jakarta Pusat, Minggu (24/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, kasus Century bukan berarti tidak merusak citra SBY. Dalam survei itu menyebut, 47 persen responden menyatakan kasus Bank Century mampu merusak citra SBY. Sementara yang menyatakan tidak sebanyak 18,4 persen dan tidak tahu sebesar 33 persen.
Sebagai buntutnya, masyarakat masih menilai pergantian rezim SBY tidak mungkin. Sementara impeachment Boediono dimungkinkan, karena masyarakat menilai Boediono bertanggungjawab terhadap bail out Century bersama Sri Mulyani.
Ditanyakan terpisah, kemungkinan SBY diimpeach sebanyak 21,5 persen dan yang menyatakan tidak mungkin sebanyak 36,8 persen. Sisanya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
Sementara saat ditanyakan tentang Boediono, 32,6 persen menyatakan dapat dicopot. 26 persen menyatakan tidak bisa diimpeach, sisanya tidak tahu atau tidak menjawab.
(asy/ndr)










































