Berdasar survei yang dilakukan Indo Barometer, skandal Bank Century menyita 77 persen perhatian publik. Sementara Bibit-Chandra sebanyak 69 persen dan Antasari-Rhani mencapai 79 persen. Dengan catatan, pertanyaan disampaikan satu persatu kasus dengan jawaban tidak tahu masing-masing 15,8 persen, 22,5 persen dan 13,3 persen.
"Ini karena didorong siaran langsung televisi terus menerus. Juga ulah anggota Pansus di sidang," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Mohammad Qodari saat memaparkan temuannya di Hotel Atlet Century, Jakarta Pusat, Minggu (24/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi temuan itu, Ruhut Sitompul salah satu anggota Pansus yang juga hadir dalam pemaparan tersebut tidak berkelit. Tingkah laku Ruhut yang terkesan urakan dan sempat membuat kata-kata kasar dianggapnya masih terkontrol dan mampu menyedot perhatian publik.
"Saya hanya menginterupsi orang yang kalau ngomongnya diteruskan, akan terlihat bodoh. Sebenarnya saya ini pelawak. Pelawak yang punya hobi sinetron, hobi politik dan hobi lawyer," ungkap Ruhut dengan nada berkelakar.
Agak berbeda dengan Ruhut, Maruarar Sirait melihat hasil survei tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap Pansus dan DPR secara keseluruhan. Ia mengartikan, masyarakat menaruh harapan kepada Pansus untuk mengungkap kasus Bank Century.
"Sebab, 52,4 persen responden juga menyatakan masyarakat yakin pansus dapat mengungkap kasus Bank Century," ucap Maruarar pada kesempatan serupa.
(Ari/iy)










































