Sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (23/1/2010), rombongan Kemenkum HAM Jateng dan belasan wartawan tiba di dermaga. Ini adalah rombongan kedua. Beberapa jam sebelumnya, rombongan pertama masuk bersama Kakanwil Kemenkum HAM Jateng, Chairuddin Idrus.
Meski telah mengantongi izin (secara lisan) dari Kakanwil, petugas jaga dermaga tak begitu saja melepas kepergian rombongan kedua. Dengan memegang daftar nama, mereka mengecek satu persatu anggota rombongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lolos dari pemeriksaan petugas di dermaga, rombongan tinggal menunggu giliran menyeberang. Kapal Pengayoman adalah angkutan 'resmi' bagi pengunjung dan petugas. Kapal nelayan ikut melayani jika penumpang menumpuk di dermaga.
Jarak dermaga ke pintu utama LP Nusakambangan tak terlalu jauh. Dengan kecepatan standar, Kapal Pengayoman hanya butuh 5-10 menit.
Begitu turun dari kapal, sejumlah orang tampak menyambut. Beberapa diantaranya bertato di bagian tangan dan kaki. Dilihat dari dandanannya, mereka jelas bukan petugas LP. Pakaiannya berwarna biru.
"Kalau sudah menjalani dua pertiga masa hukuman, napi dilepas," kata seorang lelaki penjual batu akik.
Lelaki yang mengaku bernama Markuat alias Markus ini ternyata adalah napi. Ia telah menjalani dua pertiga masa hukuman, sehingga bebas bekeliaran di Pulau Nusakambangan. Napi kategori ini biasa disebut tengah menjalani masa asimilasi. Mereka tidak tinggal di LP, tapi di rumah biasa (LP Terbuka).
Sebenarnya, para napi asimilasi ini bisa saja melarikan diri. Soalnya, mereka sama sekali tak terkawal. Tapi itu dinilai percuma. Kalau ditangkap lagi, mereka bakal menjalani masa hukuman lebih panjang.
Luas pulau Nusakambangan secara keseluruhan mencapai 210.202 hektare, terbagi dalam 9 wilayah. Sebagian besar diantaranya merupakan hutan dan perkebunan. Dari satu LP ke LP lain 'tersekat' hutan.
Saat ini, di pulau tersebut terdapat 7 LP, yakni Batu, Besi, Kembang Kuning, Narkotika, Permisan, Pasir Putih, dan Terbuka. Berdasarkan catatan Kemenkum HAM Jateng akhir tahun 2009, total napi berjumlah 1.676. Sementara kapasitas ke-7 LP yakni 2.755 orang.
(try/ndr)











































