Akbar: Batas Waktu Cari Cawapres Wiranto 10 Hari
Rabu, 21 Apr 2004 16:25 WIB
Jakarta - Sudah dapat capres, sekarang bingung cawapres. Itulah yang terjadi di Golkar. Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan, partainya masih menjajaki cawapres yang akan mendampingi Wiranto dalam pemilihan presiden 5 Juli mendatang. Masa pencarian cawapres ini makan waktu 10 hari."Penjajakan dengan parpol lain belum ada yang resmi. Yang jelas capwapresnya dari kekuatan politik lain. Kalaupun dari dalam sudah pasti bukan saya. Saya tidak mau karena sebelumnya sudah running menjadi capres, "kata Akbar Tandjung di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/5/2004)."Kalau cawapresnya berasal dari TNI dari segi politik kurang realistis karena pasangan itu dimaksudkan untuk menambah perolehan suara. Jadi kita akan mencari orang yang punya basis dukungan pemilih dan juga popularitas. Kami sudah melihat PDIP cenderung dengan PPP, PKB Gus Durnya sudah firm, PAN dengan Amien Rais sudah sering dengan PKS, ya kami melihat partai yang lain," ungkap Akbar."Dalam waktu 10 hari Partai Golkar akan memutuskan siapa nama cawapresnya, termasuk rencana koalisi dengan partai lain," tambah Akbar. Masa 10 hari ini wajar, mengingat masa pengajuan capres-cawapres ke KPU akan digelar 1-7 Mei mendatang. "Pembahasan soal itu akan dilakukan dalam rapat DPP Partai Golkar termasuk mengajak capres terpilih Wiranto," kata Akbar."Tentunya Wiranto sudah melakukan penjajakan koalisi dengan parpol lain.Kalau sejalan dengan partai tidak masalah, tinggal melihat format koalisi. Tetapi kalau ada perbedaan apalagi masalah prinsipil, tentu saja menjadi masalah. Nanti mekanisme DPP yang akan menentukan," tambah pria kalem ini.Lebih lanjut, Akbar mengatakan kans menang dalam pemilihan presiden sangat tergantung pada capres terpilih dan apabila tidak berhasil akandipertanggungjawabkan dalam Munas DPP Partai Golkar.
(aan/)











































