Kalla: UAN Perlu Dimantapkan
Rabu, 21 Apr 2004 16:11 WIB
Jakarta - Di akhir masa jabatannya sebagai menko kesra, Yusuf Kalla berkomentar soal Ujian Akhir Nasional (UAN) yang menuai penolakan kalangan akademika. UAN, menurutnya, adalah program utama bidang kesra yang sebaiknya harus diteruskan."Masih ada 3 program utama yang sebaiknya harus diteruskan. Antara lain, memantapkan perkara UAN. Karena, tidak ada cara lain meningkatkan pendidikan tanpa ujian yang perkara. Jadi, UAN akan tetap diadakan," ujar Kalla dalam pidato perpisahannya di depan staf Kesra dan wartawan di kantor yang akan ditinggalkannya segera, Jl.Medan Merdeka Barat, Jakpus, Rabu (21/4/2004).Selain UAN, program lainnya yang perlu diteruskan adalah penambahan guru untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan infrastruktur di Jawa dan luar Jawa. "Yang ingin saya tekankan, filosofi yang saya terapkan selama menjadi menko kesra, yaitu masalah tidak hanya diselesaikan. Tapi perlu dilihat sebabnya. Semoga filosofi ini akan terus dijalankan di sini," pesan Kalla.Kalla juga berharap bidang Kesra tetap menjadi solid. "Karena selama ini antardepartemen solid karena rakor tempatnya selalu berpindah-pindah, ini upaya untuk saling mengenal dan menjadi solid," kata pengusaha sukses ini.Kalla juga menjelaskan mengapa dia mundur dari kabinet. "Dari awal, saya sadar bahwa kabinet berasal dari parpol yang berbeda. Misalnya Ibu Mega PDIP dan saya Golkar. Jika ada keputusan politik, kita berbeda pilihan. Itu sebabnya saya memutuskan untuk berpisah pada saat akhir," kata Kalla."Tapi selama hampir 3 tahun ini saya sudah menjalankan tugas sebaik-baiknya, sebagai bentuk terimakasih pada Presiden Megawati," sambung Kalla.Alasan lainnya, ada UU yang mengatur bahwa menteri yang ikut pilpres harus mundur dari kabinet. "Saya sekalian saja berbenti supaya tidak terbebani lagi," kata Kalla seraya mengucapkan terimakasih pada staf dan wartawan yang sudah membantu mendukungnya selama menjadi menko kesra.
(nrl/)











































