Menurut mantan penguasa negeri jiran itu, runtuhnya gedung World Trade Center (WTC) di New York, AS sebagai akibat penghancuran yang dikendalikan (controlled demolition).
Hal itu dicetuskan Mahathir dalam posting terbarunya di blog miliknya yang banyak dibaca. Dituliskan Mahathir, menara kembar WTC tersebut ambruk dengan cara yang 'terlalu bersih.'
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahathir mengklaim, dirinya telah bertemu seorang penjaga gedung yang bekerja di WTC. Pria itu, tulis Mahathir, mengatakan ada ledakan yang tampaknya tidak terkait dengan jatuhnya pesawat.
Sebelumnya Mahathir memicu kontroversi atas pernyataannya bahwa serangan 11 September telah diatur oleh pemerintah AS.
"Jika mereka bisa membuat Avatar, mereka bisa membuat apapun," kata Mahathir dalam sebuah forum di Kuala Lumpur pada Rabu, 20 Januari lalu.
Komentar Mahathir itu menuai kritikan dari para analis, politikus oposisi dan warga Malaysia sendiri. Politikus oposisi Lim Kit Siang mencetuskan, Mahathir pasti telah menciptakan "insiden internasional" antara Malaysia dan AS jika dia masih menjadi PM.
(ita/ita)











































