"Jika dirata-ratakan semua departemen pemerintahan sekarang ini mendapat warna merah. Bahkan, jika ada warna yang lebih ekstrim dari warna merah ini akan kita berikan pada pemerintahan SBY," kata Ketua DPP PDIP, Firman Jaya Daeli.
Hal ini disampaikan dia di Warung Daun, Jalan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/1/2010).
Firman mencontohkan, kinerja Depkominfo yang dinilainya mengalami kemunduran terkait pembuatan RUU Penyadapan.
"Depkominfo dalam hal ini tidak mencapai kinerja yang baik menjelang 100 hari targetnya," ujar dia.
Menurut dia, Depkominfo sebaiknya memberikan keleluasaan sebesar-besarnya kepada KPK sebagai salah satu lembaga penegak hukum di negara ini. "Karena, ini menyangkut kinerja mereka dalam mengungkapkan kasus korupsi," ujar dia.
Firman mengatakan, penetapan target 100 hari sampai pada soal reshuffle sangat nihil dibicarakan. "Semua itu terlalu cepat digembar-gemborkan. Sebaiknya, fokus pada program awal kinerja jangan mencampuradukkan permasalahan," kata Firman.
Menkominfo Tifatul Sembiring yang juga hadir dalam acara itu menanggapi pernyataan Firman.
Menurut dia, RPP Peyadapan dibuat untuk mempertegas serta memperjelas aturan-aturan yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan pada saat proses penyadapan baik yang dilakukan KPK maupun kepolisian.
"Nah dengan adanya RPP penyadapan ini, bukan berarti menghambat kinerja KPK," cetus politisi PKS ini.
(aan/fay)










































