Lirik Wiranto, Siswono Tolak Lamaran Amien
Rabu, 21 Apr 2004 14:20 WIB
Semarang - Meski suara pencalonannya kian tak terdengar, ternyata Siswono Yudo Husodo akan tetap maju sebagai capres 5 Juli mendatang. Targetnya, RI 1. Karena itu, ia menolak lamaran Ketua Umum DPP PAN Amien Rais yang akan menjadikannya cawapres."Terakhir kali Siswono bertemu Amien malam tadi. Itu sudah keempat kalinya. Karena melihat era Amien sudah usai, maka Siswono menolak lamaran jadi cawapres tersebut," tutur Juru Bicara Siswono Yudo Husodo A.D Krisnadi kepada wartawan di Hotel Telomoyo, Jl. Gajah Mada Semarang, Rabu (21/4/2004) seperti dilaporkan Triono W Sudibyo dari detikcom.Apalagi, kata dia, Ketua Umum HKTI itu juga tidak bersepakat dengan Amien soal Poros Penyelamat Bangsa itu. Secara eksplisit Siswono sudah menyatakan diri tidak akan ikut "poros-porosan". Dia ingin jadi orang independen."Kata Siswono, menyelamatkan bangsa tidak bisa dilakukan dengan cara memecah belah bangsa. Poros-porosan seperti digagas Amien itu kan berarti mengadu orang, misalnya antara kubu reformis dengan non-reformis," tutur Krisnadi.Untuk itu, kata dia, Siswono menutup pintu lamaran bagi Amien Rais. Siswono sedang giat menjalin komunikasi dengan Gus Dur, Agum Gumelar, dan juga dengan para tokoh Golkar. Dengan Gus Dur, ia akan disandingkan oleh Khofifah. Sedangkan, komunikasi dengan tokoh Golkar, dirinya akan digandengkan dengan Wiranto.Tapi, lanjut dia, sampai kini Siswono masih berpikir mencalonkan diri jadi presiden. Beberapa hal yang membuatnya maju antara lain, partai-partai gurem siap mengalihkan suaranya ke PSI. "Surya Paloh seusai kalah di Konvensi Golkar juga sudah menyatakan siap membantu Siswono dalam hal jaringan informasi," papar Krisnadi.Menurut Krisnadi yang juga Koordinator Komunitas Pendukung Siswono Yudo Husodo (KP-SYH) Pusat ini menyatakan Siswono laiknya pengantin cantik. Kelompok sana-sini melamar. Tapi, Siswono masih menunggu sampai 1 Mei mendatang."PDI-P saja pernah melamar Siswono lho. Mereka menginginkan Siswono jadi duetnya Megawati. Tapi, kabar semacam ini memang tak pernah keluar di media massa, karena Siswono sangat low profile," demikian Krisnadi.
(nrl/)











































