Angka resmi itu disampaikan Kementerian Dalam Negeri Haiti seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (23/1/2010).
Dikatakan pula bahwa lebih dari 193.000 orang mengalami luka-luka. Dan lebih dari 609.000 jiwa telah kehilangan tempat tinggi. Mereka kini tinggal di kamp-kamp sementara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin akurat bahwa ini gempa paling mematikan yang terjadi di belahan bumi ini," kata ahli geofisika USGS Dale Grant kepada AFP.
Saat ini situasi keamanan di ibukota Haiti, Port-au-Prince mulai membaik. Sebelumnya aksi penjarahan dan kekerasan marak terjadi seiring banyaknya korban selamat yang belum mendapat bantuan apapun.
(ita/ita)











































