FBI Ingatkan Asia untuk Waspadai Serangan Teror
Rabu, 21 Apr 2004 14:20 WIB
Jakarta - epala Biro Investigasi Federal AS atau FBI, Robert Mueller mengingatkan bahwa Asia harus waspada terhadap serangan teroris. Mueller juga mengingatkan pemerintah Beijing bahwa kelompok fundamentalis Islam di Cina juga merupakan ancaman.Hal tersebut disampaikan pimpinan FBI itu dalam kunjungannya di Beijing. "Hanya karena Anda tidak melihat serangan teroris substansial di Cina, tidak berarti di masa mendatang itu tidak akan terjadi ataupun di negara lainnya di Asia," tukas Mueller kepada wartawan di ibukota Beijing.Selama kunjungan tiga harinya di Cina, Mueller akan berupaya mengembangkan kerja sama dengan Kementerian Keamanan Publik Cina dan Kementerian Keamanan Luar Negeri Cina untuk membangun jaringan antiterorisme global."Al-Qaeda, ataupun kelompok-kelompok yang terkait Al-Qaeda, tersebar di seluruh dunia saat ini," tutur Mueller seperti dilansir AFP, Rabu (21/4/2004). "Mereka mungkin tidak terikat erat dengan Al-Qaeda, namun mereka mungkin saja memiliki pandangan yang sama dengan Al-Qaeda dan keinginan untuk membunuh warga Amerika, atau warga Cina, ataupun warga Australia atau lainnya," imbuhnya.Menurut Mueller, kelompok Jemaah Islamiyah yang terkait Al-Qaeda, yang dituduh bertanggung jawab atas pengeboman di Bali, Oktober 2002 lalu, serta kelompok Abu Sayyaf yang berbasis di Filipina, merupakan contoh-contoh lain ekstrimisme Islam di Asia."Kita semua harus waspada saat ini," tegas Mueller.
(ita/)











































