"Golkar tidak harus membebek di belakang PD, kami punya pemikiran sendiri untuk hal strategis," kata Priyo saat dikonfirmasi tentang posisi Golkar yang makin diresahkan PD.
Hal ini disampaikan Priyo saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/1/2010).
Priyo mencontohkan, posisi Golkar di pansus Century. Priyo menjamin Golkar akan tetap kritis.
"Jadi kalau ada yang salah lalu kami diam, itu akan merontokkan reputasi di depan konstituen," jelas Priyo.
Posisi Golkar menurut Priyo berada di barisan pendukung pemerintahan SBY. Namun Priyo mempertegas partainya akan obyektif walau dihadapkan dengan reshuffle sekalipun.
"Silakan saja itu hak prerogatif Presiden. Kami ingin berkoalisi pada hal-hal yang benar," tambahnya.
Untuk itu Priyo menjelaskan bahwa Golkar tidak akan mengganti anggota pansus yang dinilai PD sudah terlalu keras sekalipun. "Sejauh ini kami belum melakukan pergantian di pansus, termasuk Bambang Soesatyo sekalipun kemarin ada salah pendapat soal definisi koalisi," tutup Priyo santai. (van/gah)











































