Taman yang rindang di tengah kawasan elit Menteng, Jakarta Pusat, ini dipercantik sejak akhir September 2009 lalu, Taman yang berbentuk lingkaran ini meliputi area seluas 16.322 m2.
Renovasi terlihat dari bagian tengah taman, seperti sekitar air mancur, tempat duduk, dan pot bunga. Lampu taman dan tempat sampah permanen yang sebelumnya tidak ada, kini telah menambah cantik taman itu.
"Taman ini lebih nyaman dan enak dipandang sekarang," kata Ivan (28) seorang karyawan swasta yang tengah menikmati keasrian taman kepada detikcom, Jumat (22/1/2010).
Selain itu, yang berbeda dari taman ini adalah tempat pejalan kaki yang sebelumnya beralaskan paving block dan biasa digunakan sebagai jogging track kini telah dipasangi batu alam.
Di dekat tempat duduk bundar di samping taman, terdapat lintasan yang beralaskan batu alam kasar berikut pegangannya yang berbahan aluminium. Biasanya jalur ini digunakan oleh para lanjut usia untuk merefleksikan kaki-kaki.
"Saya setiap sore biasa jogging disini. Udaranya bagus dan tempatnya asri," kata Pingkan (26).
Pohon Mahoni besar yang berjejer mengelilingi taman menambah sejuk dan rindang suasana di seputar taman. Sekumpulan merpati jinak berterbangan menghiasi taman menemani pengunjung yang sedang asyik bersenda gurau.
Proyek pedestrian ini melibatkan beberapa instansi pemerintah seperti, Departemen Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Pertamanan Kota serta Dinas Perindustrian dan Energi dengan lama pengerjaan 90 hari.
Taman yang dulunya dikenal dengan nama Boorgermeester Bisschopplein ini menjadi tempat berkumpulnya sejumlah komunitas seni. Tidak hanya itu, para pekerja kantoran, keluarga dan sejumlah komunitas kendaraan roda empat dan dua biasa berkumpul pada akhir pekan.
(mpr/nik)











































